Presiden Prabowo Kerahkan Respons Cepat Pemerintah untuk Penanganan Gempa NTT

JAKARTA – Pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui pengerahan personel, bantuan logistik, serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Langkah tersebut dilakukan atas instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto yang meminta seluruh jajaran pemerintah memberikan respons cepat untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa pemerintah langsung mengambil langkah penanganan sejak bencana terjadi. Menurutnya, negara harus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan proses penanganan berjalan secara efektif.

“Pemerintah terus bergerak cepat menangani saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT),” kata Teddy.

Ia menjelaskan bahwa Presiden Prabowo telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk mempercepat penanganan serta memastikan bantuan dapat segera diterima masyarakat.

“Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Presiden menugaskan sejumlah pejabat untuk turun langsung ke wilayah terdampak, yaitu Labuan Bajo dan Maumere. Rombongan tersebut terdiri atas Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Wakil Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Sosial, serta tim dari PLN, Telkom, Pertamina, dan Bulog.

Selain mengirimkan personel, pemerintah juga menyalurkan bantuan berupa 50 ribu paket sembako yang berasal dari bantuan Presiden. Bantuan tersebut dikirim ke Maumere untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa.

“Selain itu telah diberangkatkan ke Maumere berupa 50 ribu paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak. Pemerintah akan terus hadir dan memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat dan tepat,” kata Teddy.

Di sisi lain, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menginstruksikan seluruh jajaran balai di NTT untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam mendukung pemulihan infrastruktur pascabencana.

“Kesiapan personel, alat berat, serta koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk memastikan infrastruktur yang terdampak dapat segera dipulihkan,” ujar Dody.

Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT juga melakukan penanganan terhadap sejumlah titik longsor di ruas jalan nasional. Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto meminta pemerintah daerah segera menetapkan status tanggap darurat dan mengaktifkan posko agar koordinasi penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif. BNPB juga telah mengirimkan bantuan darurat dari gudang logistik di Flores Timur sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan penanganan di wilayah terdampak. (*)

More From Author

Pemerintah Maksimalkan Evakuasi dan Distribusi Bantuan bagi Korban Bencana NTT

Literasi Digital Perkuat Ketahanan Masyarakat Hadapi Hoaks dan Provokasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *