Swasembada Pangan Indonesia Naik Kelas Lewat Ekspor Beras Premium

Jakarta – Indonesia memasuki babak baru dalam perjalanan swasembada pangan setelah ekspor beras premium ke Arab Saudi resmi dimulai. Sebanyak 2.280 ton beras premium produksi petani dalam negeri diberangkatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026.

Ekspor beras premium tersebut dilepas dari Gudang Perum BULOG Jakarta sebagai bagian dari strategi pemerintah memperluas pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas pangan nasional. Dengan kualitas yang semakin terstandarisasi dan dukungan sistem logistik yang semakin baik, peluang ekspansi pasar beras premium Indonesia akan semakin terbuka lebar.

banner 336×280
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan ekspor ini menunjukkan perubahan besar dalam posisi Indonesia di sektor pangan global. Menurutnya, selama ini Indonesia dikenal berfokus pada ketahanan pangan dan pemenuhan kebutuhan dalam negeri, namun kini mulai menunjukkan kapasitas sebagai eksportir beras premium.

“Mudah-mudahan ke depan ekspor bisa kita tingkatkan. Peningkatan produksi dan kualitas beras nasional menjadi fondasi penting untuk memperluas penetrasi pasar internasional,” ujar Amran.

Sementara, Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani menilai ekspor ini memiliki makna strategis bagi diplomasi pangan Indonesia. Keberhasilan mengirim beras premium ke Arab Saudi menunjukkan bahwa produk pangan nasional mampu bersaing dan dipercaya di pasar global.

“Negara tidak hanya berhasil mencapai swasembada beras, tetapi hari ini kita membuktikan mampu melakukan ekspor beras untuk memasok kebutuhan jemaah haji dengan produk terbaik hasil panen petani Indonesia. Ini adalah simbol harga diri dan kebanggaan nasional,” kata Rizal.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Abdul Kharis menyampaikan apresiasinya terhadap langkah pemerintah yang membuka pasar internasional bagi beras Indonesia sehingga swasembada pangan Indonesia naik kelas.

Kharis menilai pengiriman perdana beras ke Arab Saudi memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus mendorong peningkatan produksi berkualitas. Dengan peningkatan kualitas produksi, penguatan sistem distribusi, serta dukungan kebijakan yang konsisten, Indonesia optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai pemain penting dalam perdagangan beras dunia.

“Ini sangat bagus dan mudah-mudahan bisa dikirim ke negara-negara yang lain. Ke depan, pemerintah menargetkan ekspor beras premium dapat terus diperluas ke berbagai negara tujuan baru,” ucapnya.

Langkah ini sekaligus menandai bahwa swasembada pangan Indonesia tidak hanya berorientasi pada ketahanan nasional, tetapi juga pada daya saing global yang semakin kuat.

More From Author

Beras Petani Indonesia Mulai Dikirim ke Tanah Suci, Swasembada Pangan Naik Kelas

Swasembada Pangan sebagai Bukti Kekuatan Agraris Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *